Juara bertahan Asian Games 2014, Korea Selatan, menjadi salah satu Tim yang paling dijagokan untuk lolos ke babak 16 besar. Namun begitu, Bahrain, Kyrgyzstan dan Malaysia memiliki ambisi yang besar untuk menemani Korea Selatan lolos sebagai runner-up.
Nama yang disebutkan terakhir adalah Tim yang pada ajang AFC U-23 Championships 2018 kemarin mampu memberikan kejutan, dengan berhasil melesat hingga babak Quarter Final.
Anak didik Ong Kim Swee itu juga memiliki pemain-pemain berkualitas. Salah satunya adalah Baddrol Bakhtiar, yang ternyata tanpa disangka tanpa diduga, sang pemain pernah menimba ilmu bersama akademi Chelsea pada tahun 2008 silam.
Baddrol Bakhtiar pernah bermain bersama dengan pemain-pemain hebat sekelas Shaun Wright-Phillips, Tal Ben Haim, Steve Sidwell dan striker ganas asal Prancis, Nicolas Anelka.
Bermain sebagai sayap kanan, Badrol Bakhtiar adalah salah satu pemain dengan kualitas tinggi. Buktinya, Markuet Value Baddrol di transfermarkt.com (14/8/2018) saat ini masih senilai 350€ (Rp 5,8 Miliar) meski usianya saat ini sudah 30 tahun.
Bersama dengan Rizal Ghazali, keduanya menjadi 2 pemain senior dari total 20 pemain yang dibawa Ong Kim Swee ke Bandung. Dan tugas berat kini ada di pundak Baddrol, yang ditunjuk sebagai kapten dalam ajang ini.
So, sangat menarik untuk terus kita nantikan seperti apa aksi Baddrol Bakhtiar menjadi pemimpin Malaysia U-23 untuk berjuang menghadapi Kyrgyzstan, Korea Selatan dan Bahrain di fase grup E.
Sumber


